19 Trik Sederhana untuk Mendapatkan Rasio Membuka Email 40% (Panduan Definitif untuk Pemasaran Email Bagian 4)

Avatar
Oleh          November 24, 2020   Pemasaran    Rahasia Periklanan

Jika pernah mengirim email untuk kampanye produk, Anda pasti tahu betapa menakutkannya menekan tombol ‘kirim’.

 

Anda akan mengirim email ke ribuan orang, akankah ada yang membukanya?

 

Menurut laporan terkini, rasio rata-rata untuk membuka email adalah 22,87%. Tapi tenang saja, Anda bisa meningkatkan persentasenya dengan beberapa trik dan perubahan yang cerdas.

 

Berikut hasil kampanye yang saya jalankan untuk klien di industri musik. Saya mendapatkan rasio membuka 40,7%:

 

mailchimp-campaign

 

Hasilnya dua kali lipat dari rata-rata. Ini terwujud berkat kerja keras saya dalam menjalankan berbagai eksperimen, hingga akhirnya saya menemukan 19 tips ini. Semuanya sudah dicoba dan teruji.

 

Di akhir artikel ini, Anda akan mendapatkan semua trik yang dibutuhkan untuk mendorong rasio membuka Anda.

 

Bayangkan, jika Anda 2.000 pelanggan, seperti klien saya di atas tadi, dan hanya meningkatkan rasio membuka sebesar 5%, berarti Anda mendapatkan 50 pelanggan potensial.

 

 

Mari bahas sekarang:

 

Bagian I: Pelanggan

 

Sebelum membahas cara membuat baris subjek atau mencari waktu pengiriman yang tepat, langkah pertama adalah melihat pelanggan Anda.

 

 

1. Hapus pelanggan yang tidak aktif, mereka mengurangi rasio membuka Anda

 

Anda punya 100.000 pelanggan, tapi angka sebesar ini percuma saja bila mereka tidak membuka email Anda. Memiliki jumlah pelanggan sebanyak ini memang bagus, tapi sayangnya ini metrik yang tidak berguna.

 

Sebaiknya Anda membuat daftar yang berkualitas ketimbang daftar dengan anggota yang banyak. Fokus pada pelanggan aktiff yang rutin membuka email Anda. Merekalah yang ingin mengetahui penawaran apa saja yang dapat Anda berikan.

 

Jika pelanggan belum membuka email Anda dalam waktu enam bulan, waktunya menghapus mereka. Apalagi orang-orang yang tidak bisa Anda kirimi email. Anda mengeluarkan biaya untuk mengirim email, dan jadi Anda harus menghapus orang-orang yang menurunkan rasio membuka Anda.

 

Seperti yang Anda lihat, pelanggan di bawah ini belum membuka email atau mengeklik email selama lebih dari tiga tahun dan 23 kampanye.

 

inactive subscribers

 

Ini tidak berarti penawaran di email Anda buruk! Mereka mungkin sudah tidak butuh layanan Anda atau mungkin memang sudah tidak memeriksa kotak masuk di alamat email itu lagi.

 

Semuanya demi membuat daftar yang beranggotakan pelanggan berkualitas tinggi. Utamakan kualitas.

 

Satu trik yang dapat Anda gunakan adalah email ‘usaha terakhir’. Kirim email kepada siapa pun yang belum membuka email dalam waktu enam bulan dengan baris subjek: “Kami sudah lama tidak mendengar kabar dari Anda…” dan tanyakan kepada mereka apakah mereka masih ingin disertakan ke dalam daftar. Anda juga dapat menawarkan diskon atau insentif jika masih ingin tetap berada di daftar.

 

2. Hapus semua alamat email yang salah eja

 

Ada cara cepat dan simpel untuk meningkatkan rasio membuka. Lihat daftar pelanggan Anda dan coba cari apakah ada email yang salah pengejaan.

 

Pasti ada beberapa yang menulis “[email protected]” atau “[email protected]”. Perbaiki alamat dan minta mereka untuk mengonfirmasi email yang benar.

 

3. Biarkan pelanggan memilih email yang mereka terima beserta waktunya

 

Beberapa pelanggan senang mendengar kabar dari Anda dalam waktu dua kali seminggu. Yang lain lebih suka mendapatkan kabar sebulan sekali.

 

Ada yang cuma tertarik dengan diskon. Ada juga yang ingin dikabari tiap Anda memposting konten terbaru di blog.

 

Anda bisa membuat pelanggan tidak merasa terbebani dengan mengizinkan mereka memilih seberapa sering mereka akan menerima email beserta tipe konten apa saja yang ingin mereka baca. Sebaiknya berikan opsi ini saat mereka mendaftar. Lihat saja Skift, sebuah perusahaan travel, yang memungkinkan Anda memilih opsi harian, mingguan, dan yang lainnya.

 

Let subscribers choose

 

4. Buat segmen pada daftar sehingga pelanggan mendapatkan email yang relevan

 

Salah satu alasan terbesar dari rasio membuka yang rendah itu ya karena email memang tidak relevan bagi pelanggan.

 

Contoh, pelanggan di Seattle mungkin tidak tertarik dengan “10 kafe terbaik di New York”. Dalam kasus ini, Anda dapat memisahkan daftar pelanggan menurut lokasi. Kini Anda dapat mengirim konten khusus lokasi kepada pelanggan Anda.

 

Akun MailChimp pro memungkinkan Anda membuat segmen untuk daftar Anda menurut demografi, minat, atau perilaku membeli. Misalnya, Asos, sebuah perusahaan, mengirim berbagai email menurut jenis kelamin, preferensi pakaian, dan riwayat pembelian.

 

Untuk melakukannya di MailChimp, Anda cukup menggunakan tag dan ‘bidang kustom’ untuk membuat segmen audiens menjadi berbagai kategori. Satu laporan menunjukkan bahwa 39% orang yang melakukan ini mendapatkan rasio membuka yang lebih tinggi. 20% orang juga mendapatkan penjualan yang lebih tinggi.

 

Bagian II: Konten Email Anda

 

Sejauh ini kita telah menyeleksi daftar pelanggan. Sekarang waktunya membuat konten yang dapat meningkatkan rasio membuka.

 

5. Beri nilai tambah di setiap email

 

Pelanggan hanya akan membuka email jika email tersebut akan memberi nilai tambah pada hidup mereka. Ini kenyataan pahit yang tidak dapat dipungkiri. Anda harus punya alasan bagus agar mereka membuka email Anda.

 

Apa cara terbaik untuk melakukannya? Beri keuntungan kepada mereka pada setiap email.

 

Misalnya Vox. Mereka mengirimi Anda email berisi ringkasan berita hari ini yang pendek dan rapi. Anda tidak akan mendapatkannya di website Anda, dan ringkasan ini sangat berguna jika Anda sibuk.

 

Add value

 

Jika pelanggan mulai merasakan bahwa newsletter Anda punya nilai yang cukup besar, mereka akan membukanya setiap waktu. Bahkan mereka akan menantikannya.

 

Ini strategi jangka panjang. Trik dan kemenangan cepat seperti baris subjek cerdas mungkin hanya efektif untuk satu kampanye, tapi cara nyata untuk mendapatkan rasio membuka yang tinggi dan konsisten adalah membangun loyalitas dan reputasi dari menghasilkan konten berkualitas. Pastikan buat konten yang tidak akan ditemukan di tempat lainnya.

 

6. Buat baris subjek yang jelas dan brilian

 

Baris subjek dapat memengaruhi rasio membuka Anda. Saking pentingnya, saya mendedikasikan bagian kelima dari seri email ini untuk baris subjek.

 

Baris subjek yang jelas adalah baris subjek yang biasanya paling efektif. MailChimp menjalankan survei angka pada 40 juta baris subjek email dan baris subjek yang terbaik ternyata membosankan:

 

  • Newsletter penjualan & pemasaran [nama perusahaan], atau
  • Buletin berita [nama perusahaan] Mei 2005

 

yang mencapai 60% rasio membuka.

 

Tentu saja tidak apaapa untuk membuat baris subjek clickbait yang bikin penasaran. Ini adalah contoh sederhana dari Yaro Stark, seorang pengusaha, yang menurut saya menarik:

 

Yaro intrigue clickbait

 

Sebaiknya fokus untuk memberi tahu pelanggan nilai apa yang akan mereka dapatkan saat mereka membacanya.

 

7. Bicara secara langsung kepada pelanggan, buat sepersonal mungkin

 

Newsletter email sering dikirimkan kepada ribuan pelanggan. Namun, buat agar email ini seperti email personal untuk satu orang.

 

Email mana yang menurut Anda akan dibuka:

 

“Kami menawarkan diskon 20% untuk pelanggan kami” … atau

 

“Sarah, ada diskon 20% buat kamu”

 

Misalkan nama Anda Sarah, pasti Anda akan membuka yang kedua! Anda mengirim ribuan email, tapi berbicara secara personal kepada masing-masing pelanggan. Gunakan gaya bahasa yang personal ini untuk isi email Anda.

 

Anda yang lebih tahu apa yang pelanggan Anda mau. Cobalah cari cara berkomunikasi agar mereka terhubung dengan Anda.

 

8. Gunakan seri sambutan untuk menciptakan rasio membuka jangka panjang

 

Pelanggan terbaru Anda adalah pengikut yang paling aktif terlibat dan kemungkinan besar akan membuka email Anda. Manfaatkan momen tersebut dengan memberikan beragam nilai tambah di awal.

 

Bangun pondasinya di beberapa email pertama, selagi pelanggan baru masih termotivasi, agar ikatan Anda dengan pelanggan baru terbentuk dengan kuat. Dengan melakukan hal ini akan menjamin rasio membuka email dalam jangka panjang dan membentuk kebiasaan.

 

Welcome series

 

Seri sambutan adalah trik terbaik di sini. Dengan langsung mengirimkan lima atau enam email berturut-turut setelah mereka berlangganan, Anda akan terhubung dengan pembaca Anda. Pelanggan Anda tahu apa yang Anda harapkan dan mereka akan membentuk kebiasaan. Mereka akan mulai menanti email Anda.

 

Bagian 3 dari seri pemasaran email ini fokus pada seri sambutan, jadi coba kembali dan baca bagian tersebut.

 

9. Kirim dari nama asli Anda, bukan nama bisnis

 

Statistik menunjukkan bahwa email yang dikirim oleh orang dengan nama asli mendapatkan rasio membuka yang lebih baik daripada dikirim dengan nama bisnis.

 

Alasannya cukup simpel. Kita biasanya mengabaikan email dari alamat bisnis karena kita mengaitkannya dengan email pemasaran atau iklan. Dengan menggunakan nama asli, email terlihat lebih personal dan tidak terkesan berjualan.

 

Menurut saya pribadi, sebaiknya Anda menggabungkan keduanya. Misalnya, saya akan mengirim email dengan embel-embel ‘Daren, dari Bitcatcha’.

 

Dengan begini, saya membuat koneksi pribadi, tetapi saya juga mengingatkan Anda tempat Anda mendaftar.

 

10. Buat email yang dengan akhir yang cliffhanger (menggantung)

 

Kita semua tahu buku terbaik mengakhiri bab dengan cliffhanger yang membuat Anda emosi. Anda pasti tidak sabar untuk membaca bab selanjutnya! Anda dapat melakukan hal yang sama dengan newsletter email Anda. Janjikan hal spesial atau rajut kisah di sepanjang newsletter.

 

Saat mereka membaca email yang masuk ke kotak masuk mereka, mereka akan tertarik untuk membukanya untuk mencari tahu apa yang akan mereka pelajari selanjutnya!

 

Bagian III: Timing

 

Jika ingin rasio membuka yang tinggi, penting untuk mencari waktu yang pas untuk mengirim email secara rutin. Waktu dan hari Anda mengirim juga penting. Mari kita pelajari alasannya:

 

 

Pilih waktu dan hari yang sempurna untuk pelanggan Anda

 

Mencari momen yang tepat untuk mengirim newsletter merupakan topik yang populer di antara para pemasar.

 

Setelah menganlisis data mereka sendiri, MailChimp menemukan bahwa rasio membuka berada di titik tertinggi pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis sekitar pukul 10.00. Bisa disimpulkan bahwa pelanggan membersihkan kotak masuk pada akhir pekan, merencanakan segalanya selama seminggu, dan email pukul 10.00 datang sebagai email perusak konsentrasi di sela-sela bekerja.

 

Namun Experion menjalankan studi yang serupa dan menemukan bahwa rasio membuka email mereka lebih tinggi saat akhir pekan – saat email yang masuk masih sedikit. Mereka setuju bahwa pagi sekitar pukul 9-10 adalah waktu yang paling efektif untuk mengirim email.

 

Kecurigaan saya adalah email bisnis ke bisnis mendapatkan rasio membuka tertinggi di tengah minggu, sedangkan email hobi, e-commerce, dan untuk bersenang-senang dibuka selama akhir pekan.

 

Ini cuma prediksi saja; sebaiknya Anda bereksperimen dengan pengguna Anda untuk mencari waktu terbaik untuk Anda.

 

Dalam semua kasus, kirim email pada pagi hari sesuai dengan zona waktu masing-masing penerima. Anda dapat melakukannya di MailChimp menggunakan fungsi ‘timewarp’.

 

Timewarp function in Mailchimp

 

12. Kirim email dalam interval yang reguler dan konsisten

 

Pilih jadwal dan pertahankan. Jika sekali dalam seminggu dan dikirim pada Kamis pagi, pastikan selalu mengirim sekali dalam seminggu pada Kamis pagi.

 

Mengirim email dalam waktu yang acak akan membingungkan pelanggan. Dengan membuat pengiriman newsletter secara rutin dan konsisten, pelanggan Anda akan menanti kedatangannya dan terbiasa membukanya.

 

13. Tidak terlalu sering dan tidak terlalu jarang…

 

Hanya Anda yang dapat memutuskan seberapa sering Anda mengirim email, tapi berhati-hatilah akan dua hal: terlalu sering mengirim dan lupa mengirim email!

 

Jika pelanggan terlalu sering menerima email, mereka akan terganggu. Jadinya email tidak akan dibaca.

 

Namun, jika jeda mengirim email Anda terlalu lama, pelanggan mungkin lupa siapa Anda, atau mengapa mereka mendaftarkan email pada Anda. Mereka mungkin akan mengabaikan email, menghapusnya, atau membatalkan langganan.

 

Ada pengecualian pada aturan ini. Sebagian newsletter harian mungkin efektif, tapi jika Anda memilih rute ini, pastikan pelanggan tahu untuk apa mereka mendaftar!

 

Jika pelanggan mulai menderita karena terlalu sering menerima email, gunakan pesan penahan untuk menghentikan mereka membatalkan langganan. Misalnya Thrillist. Mereka bertanya kepada pelanggan yang akan membatalkan langganan apakah pelanggan ingin menerima email lebih sedikit ketimbang membatalkan langganan.

 

receive fewer emails

 

14. Kirim dua kali!

 

Ini trik yang cerdik, tapi saya tidak menggunakannya. Banyak pemasar lain yang menggunakannya, jadi terserah Anda mau gunakan trik ini atau tidak.

 

Setelah mengirim newsletter, tunggu seminggu, dan lihat rasio membuka Anda. Kumpulkan semua alamat email yang tidak membuka email tersebut, dan kirim newsletter sekali lagi.

 

Saat mengirimkan untuk kedua kali, coba ubah judul subjek untuk mendorong orang-orang agar membukanya. Pemasar bernama Neal Taparia mendapatkan 55% rasio membuka setelah menggunakan teknik ini.

 

Bagian IV: Trik Bonus

 

Trik yang tidak terlalu cocok di bagian mana pun!

 

15. Jangan sampai email masuk ke spam

 

Klien email terlatih untuk mendeteksi email spam. Baris subjek dengan tulisan promosi yang jelas kemungkinan besar akan ditolak. Solusinya adalah menonaktifkan huruf besar dan hindari tanda seru!

 

Lihat daftar kata-kata yang memicu spam ini juga dan hindari penggunaannya.

 

16. Gunakan desain secara konsisten

 

Email dengan rasio klik tertinggi telah menguasai seni loyalitas pelanggan. Mereka membuka email karena kenal dan percaya pada pengirim. Tata letak dan desain yang konsisten membantu membangun loyalitas dan keakraban.

 

MailChimp punya beragam template desain, tapi Anda tidak perlu mengubah template setiap menjalani kampanye yang berbeda.

 

17. Pastikan terbaca dengan baik di perangkat seluler

 

Work on smartphone and mobile devices

 

66% email kini dibuka di smartphone, pastikan newsletter Anda terlihat keren di iPhone, tablet, atau perangkat seluler lainnya.

 

Sebagian layanan email menggunakan ‘desain responsif’ agar otomatis memastikan bahwa email Anda berfungsi di perangkat seluler. Meskipun begitu, jalankan percobaan dahulu sebelum mengirimnya kepada pelanggan.

 

18. Tanyakan kepada pelanggan alasan mereka membatalkan langganan

 

Jika ingin tahu mengapa mereka tidak membaca email Anda, bertanyalah kepada pelanggan yang membatalkan langganan. Masukan yang jujur dan blak-blakan memang tidak enak didengar, tapi Anda bisa belajar banyak dari sana.

 

Saat pelanggan berlangganan, berikan daftar centang untuk bertanya kepada mereka alasan mereka keluar. Apakah Anda mengirim email terlalu sering? Apakah informasi Anda jadi tidak relevan?

 

Jawaban atas pertanyaan ini akan membantu Anda meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan yang masih ada.

 

19. Uji, uji, dan uji! Dan uji lagi

 

Yang sulit dari pemasaran adalah tidak ada jawaban yang mutlak. Tidak ada baris subjek ‘terbaik’ atau waktu ‘terbaik’ untuk mengirim newsletter.

 

Jika tidak yakin, lakuka percobaan terpisah untuk mencari tahu. Tidak dapat memutuskan baris subjek mana yang terbaik? Jalankan percobaan terpisah dari bagian kecil dari daftar pelanggan Anda. Mana pun yang mendapatkan rasio membuka tertinggi akan jadi baris subjek terbaik Anda.

 

Cobalah menjalankan percobaan terpisah pada hari dan waktu yang berbeda. Kapan audiens Anda jadi yang paling responsif?

 

 

Inilah bagian 4 dari seri email saya! Jangan lupa untuk melihat kembali bagian 1, bagian 2, dan bagian 3, lalu baca bagian selanjutnya tentang membuat baris subjek yang sempurna.

 

Apakah Anda telah menguji dan mengubah rasio membuka email Anda? Bagaimana pengalaman Anda dalam meningkatkan rasio membuka email? Apa strategi yang terbaik untuk Anda? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar.

 

Avatar

About The Author

Daren Low adalah pendiri Bitcatcha.com & co-developer dari Pemeriksa Kecepatan Server. yang gratis. Dengan 10 tahun pengalaman dalam pengembangan website dan pemasaran di Internet yang sangat dikuasai, Daren dianggap sebagai autoritas utama dalam semua hal yang berkaitan dengan membangun dan mengelola keberadaan online. Jangan ragu bertanya kepadanya dengan terhubung melalui Linkedin dan Twitter.

Suka Artikel Yang Anda Baca?

Maka Anda akan menyukai buletin kami! Kami mengirimkan wawasan & kiat terbaik untuk membangun karier online yang lebih sukses.