Baris Subjek Email yang Sempurna: 18 Trik Untuk Membantu Anda Membuatnya (Panduan Definitif untuk Pemasaran Email Bagian 5)

Avatar
Oleh          September 11, 2020   Pemasaran    Rahasia Periklanan

Baris subjek dapat memengaruhi kampanye email Anda.

 

Bahkan mereka bisa memengaruhi keberlangsungan bisnis Anda.

 

Pemasaran via email adalah cara yang paling efektif dan menguntungkan untuk terhubung dengan pelanggan Anda. Tapi jika pelanggan tidak membuka email Anda, berarti Anda akan kehilangan banyak peluang penjualan dan konversi.

 

 

Angka-angka in ada agar data lebih mudah dibaca.

 

Sebagian besar dari kita menerima rata-rata 121 email per hari. Masalahnya kita hanya membuka 30% darinya. Dan jika email datang dari pemasar bisnis atau peritel, rasio membuka turun hingga 22%.

 

Jadi, bagaimana Anda meyakinkan orang-orang untuk mengeklik email Anda?

 

Baris subjek yang sempurna.

 

Studi menunjukkan bahwa 33% dari kita memutuskan untuk membuka email berdasarkan baris subjek. Baris subjek memang sepenting itu.

 

Sambutan di bagian 5 dari seri 6 bagian pada pemasaran email.

 

 

Dalam bagian 4, saya memahas cara meningkatkan rasio membuka. Tapi saya ingin melangkah lebih jauh dan membahas aspek paling penting: baris subjek.

 

Ini adalah ilmu yang butuh penjelasan mendalam, ketimbang rangkuman satu kalimat. Jadi, mari kita membahas 18 trik baris subjek.

 

1. Minat = Keuntungan + Keingintahuan

 

Ini adalah persamaan sederhana yang dibuat oleh Gary Bencivenga yang terkenal, dan menjadi motto pemandu bagi copywriter mana pun. Biasanya digunakan untuk headline, tapi juga bisa berlaku untuk baris subjek email.

 

 

Baris subjek email Anda butuh dua hal. Pertama: tawarkan keuntungan untuk pembaca. Beri tahu mereka mengapa mereka harus membacanya. Jelaskan bagaimana hidup mereka bisa makin mudah atau lebih baik dengan menggunakan produk/layanan Anda.

 

Kedua: picu rasa keingintahuan mereka. Ini adalah ilmu psikologi sederhana. Manusia adalah makhluk yang ingin tahu segala sesuatu, dan jika Anda menggodanya dengan sesuatu, mereka selalu ingin tahu lebih banyak.

 

Menyeimbangkan antara ‘keuntungan’ dan ‘keingintahuan’ adalah formula yang sederhana (tetapi sulit dibuat) untuk menciptakan baris subjek yang luar biasa.

 

2. Buat Sependek Mungkin

 

Saat membuat baris subjek email, Anda tidak bisa menulisnya panjang-panjang. Bahkan Anda harus menulisnya lebih pendek lagi karena 55% email dibuka di perangkat seluler yang tidak punya banyak ruang.

 

Kita cenderung membaca daftar email dengan cepat, jadi Anda harus menarik perhatian pembaca dengan cepat.

 

 

Tip ini datang langsung dari MailChimp – layanan pemasaran email favorit kami – yang menganalisis jutaan email yang dikirim melalui platform-nya. Mereka menemukan bahwa baris subjek yang pendek dan jelas memberikan rasio membuka yang tertinggi.

 

Usahakan baris subjek Anda kurang dari 50 karakter. Jangan ragu-ragu untuk memotong kata-kata atau frasa yang sia-sia. Usahakan pesan Anda tersampaikan dengan menulisnya sependek mungkin.

 

3. Langsung ke Inti. Beritahu Apa yang Ingin Anda Sampaikan

 

Pelanggan email Anda mencari nilai instan. Mereka ingin tahu apa yang akan mereka dapatkan saat mengeklik email Anda.

 

Sekali lagi, MailChimp menganalisis jutaan baris subjek dan rasio membuka untuk mengonfirmasi hipotesa ini. Lihat tabel baris subjek terbaik dan terburuk. Baris subjek dengan rasio membuka terbaik bentuknya simpel. Meskipun membosankan, tapi efektif. Beberapa baris subjek yang kreatif punya rasio membuka yang bermasalah.

 

Pikirkan cara Anda menggulir di kotak masuk email Anda sendiri. Baris subjek yang jelas biasanya menonjol.

 

Lihat email pemasaran SkyScanner yang terbaru: “10 promo tiket pesawat untuk malam Tahun Baru”.

 

subject-line-direct

 

Baris subjek memberi tahu kita apa yang akan kita dapati saat membuka email tersebut. Tidak ada omong kosong.

 

4. Terkadang Baris Subjek yang Lucu dan Bikin Penasaran Juga Efektif

 

Meskipun baris subjek yang efektif biasanya baris subjek yang jelas, bentuk yang lucu dan bikin penasaran biasanya juga menarik perhatian pembaca Anda.

 

Groupun adalah ahlinya pemasaran yang lucu. Lihat baris subjek ini:

 

Terbaik dari Groupon: Promo yang membuat kita bangga (tidak seperti ponakan Anda yang nakal, si Steve)

 

Selamat untuk HubSpot karena telah memakai baris subjek ini. Baris subjek ini bagus karena seimbang. Bentuknya deskriptif tapi lucu, juga masih mempertahankan nada khas Groupon. Kombinasi yang tidak mudah untuk dibuat.

 

Anda juga bisa membuat baris subjek yang bikin penasaran. Saya baru-baru ini menerima email dengan baris subjek:

 

Anda takut? Pastinya!

 

Meskipun tidak ada informasi yang dibeberkan, tapi baris subjek memancing keingintahuan saya untuk membuka email.

 

Hati-hati jika Anda terlalu sering menggunakan trik ini. Jangan sampai pembaca bosan dengan trik ini sampai di titik yang tidak Anda inginkan:

 

5. Jangan Kecewakan Pelanggan!

 

Jangan pernah menjanjikan apa pun yang tidak bisa Anda wujudkan. Ini adalah cara tercepat untuk mengecewakan pembaca dan memastikan email berikutnya tidak akan terbaca.

 

Jika menjanjikan “diskon 50% untuk semua produk” di baris subjek Anda, pastikan Anda mewujudkannya.

 

Inilah batas berhaya dari baris subjek yang bikin penasaran dan clickbait. Selalu pastikan godaan yang Anda berikan realistis!

 

6. “Waktu Anda Tinggal 24 Jam Lagi!” Ciptakan Urgensi

 

Tidak ada cara yang paling hebat untuk membuat orang-orang tergesa-gesa selain membuat mereka dipacu dengan waktu. Baris subjek yang bagus adalah yang memberikan kita alasan untuk bertindak. Ancaman promo atau penawaran yang akan segera habis adalah satu cara sederhana untuk melakukannya.

 

Put urgency into the subject line

 

Pakar SEO, Brian Dean, menjalankan kursus SEO bernama ‘SEO yang Efektif 2.0’ hanya dengan periode pendaftaran terbatas. Setelah satu atau dua email hitung mundur, baris subjek email terakhirnya adalah:

 

SEO yang Efektif 2.0 ditutup malam ini (tidak ada pengecualian)

 

Tidak hanya menciptakan kesan urgensi, kata ‘tidak ada pengecualian’ merupakan kata-kata yang bagus untuk membuat pembacanya bertindak.

 

7. Personalisasi Baris Subjek dengan Nama Asli

 

Nama sendiri adalah suara yang paling merdu di telinga yang bersangkutan.”

 

Kutipan terkenal ini berasal dari penulis Amerika, Dale Carnegie, yang menjelaskan mengapa trik ini sangat efektif. Kita diprogram untuk bereaksi ketika melihat atau mendengar nama kita sendiri.

 

Sebuah studi yang dilakukan tahun lalu menunjukkan bahwa rasio mebuka meningkat 29,3% saat baris subjek menyertakan nama penerima.

 

 

Saya menyadari bahwa saya akhir-akhir ini sering menerima email seperti ini:

 

Shaw Academy: “Halo Daren, sekarang hari terakhir!”
Airbnb: “Daren, apa kamu tidak ingin coba jalan-jalan ke Stockholm?”

 

Mudah melihat mengapa trik ini efektif. Yang Anda butuhkan hanyalah mengumpulkan nama pelanggan saat mereka mendaftar. Lalu gunakan fitur ‘merge’ MailChimp untuk menyisipkan nama penerima.

 

8. Personalisasi Lokasinya Juga

 

Ini jarang gunakan, tapi bisa dicoba. Saya mendaftar di Thrillist dengan preferensi yang ditetapkan ke New York (karena baru-baru ini saya ke sana).

 

Kini saya rutin menerima email Thrillist yang dibuat khusus untuk pelanggan di New York, bentuknya seperti ini:

 

subject-line-localization

 

Pastinya mereka juga mengirim email kepada pelanggan dengan preferensi yang ditetapkan ke Seattle/London/LA.

 

Ini adalah cara mudah untuk membuat saya membuka email karena mereka tahu saya tertarik dengan konten khusus New York.

 

9. Coba Sertakan Emoji

 

Emoji, bahasa yang berkembang paling cepat di dunia, adalah bahasa yang seru, menyenangkan, dan penuh warna. Gunakan wajah tersenyum dalam baris subjek dan pelanggan Anda akan bertambah banyak.

 

Emoji sekarang juga makin populer. Mailchimp telah mengirim total 1,4 miliar emoji ke kotak masuk email orang-orang.

 

Experian bahkan menguji penggunaan emoji untuk melihat rasio membuka email. Hasilnya rasio membuka meningkat sebanyak 45% (Tip pro: emoji tidak muncul di tiap email klien, jadi lakukan percobaan terlebih dahulu).

 

Penasaran emoji mana yang paling populer untuk digunakan di baris subjek? Menurut MailChimp, inilah yang paling sering digunakan:

 

subject-line-emoji

 

 

10. Lakukan Variasi dan Tetaplah Kreatif

 

Berapa banyak email yang Anda terima dengan baris subjek:

 

“Newsletter [Nama perusahaan]”

 

Banyak sekali, ‘kan? Studi menunjukkan bahwa baris subjek ‘newsletter’ yang jelas awalnya memang menghasilkan rasio membuka yang tinggi, namun turunnya juga cukup cepat. Ketika penggunaannya repetitif, kita merasa bosan akan hal tersebut. Satu studi menunjukkan 18% penurunan rasio membuka saat menggunakan kata ‘newsletter’ berulang kali.

 

Oleh karena itu, buatlah baris subjek yang kreatif. Munculkan ide baru. Sorot kisah terbaik Anda dan buat headline yang unik:

 

11. Takut-takuti Pelanggan Anda!

 

Meskipun ‘pemasaran negatif’ terbukti berhasil selama beberapa kali, hati-hati saat bermain dengan trik ini.

 

subject-line-email

 

Baris subjek seperti ini (yang dibuat oleh orang-orang di Thrillist) sangat efektif:

 

“JANGAN lakukan hal semena-mena ini di Instagram!”

 

Tidak hanya menimbulkan rasa penasaran, tapi juga menimbulkan respon. Apakah saya juga semena-mena saat bermain Instagram?

 

12. Gunakan Angka dan Daftar – Mata Kita Tertarik Pada Kedua Hal Tersebut

 

Respons psikologis yang sama akan membuat kita mengeklik postingan blog, dan header juga memancing kita untuk membuka email.

 

subject-line-numbers

 

Kita tahu bahwa angka dan daftar jadi hal yang efektif untuk memancing perhatian. Selain itu, keduanya berperan jadi informasi yang mudah dicerna. Ini berarti kemungkinan besar kita akan mengeklik email dengan angka dalam baris subjek.

 

Seperti header dan postingan blog, angka ganjil juga sangat efektif. Siapa sangka?!

 

13. Lempar Pertanyaan

 

Menulis pertanyaan di baris subjek merupakan cara hebat untuk membuat pelanggan terpaku.

 

Sebelum pemilu AS, saya menerima email pemasaran dengan baris subjek yang bertuliskan:

 

“Siapa yang akan menang? Clinton, Trump… atau ANDA?”

 

Tidak hanya terlihat seperti berbicara dengan penerimanya, ini juga merupakan trik psikologis untuk membuat pembacanya terhenyak dan merenung.

 

Ada dua trik cerdik lagi dalam baris subjek ini, yaitu memancing keingintahuan. Siapa yang akan menang? Lalu memanfaatkan momentum terkini. Berarti pertanyaannya relevan.

 

Atau Anda bisa membuatnya lebih jelas, seperti baris subjek dari Zillow, sebuah perusahaan real estate:

 

Apa yang mampu Anda beli?

 

14. Buat Pembaca Merasa Spesial

 

Email newsletter dan pemasaran, menurut sifatnya, adalah email yang dikirim secara massal. Jika bisa membuatnya terasa spesial dan personal, Anda pasti bisa meraih perhatian mereka.

 

Cara tersebut juga efektif jika digunakan untuk undangan (nyatanya baris subjek dengan kata ‘undangan’ adalah baris subjek dengan rasio membuka yang tertinggi di MailChimp). Anda juga dapat mencoba yang lainnya, seperti:

 

“Hai [nama], ini hadiah untukmu.”

 

15. Jika Ragu, Coba Hal yang Baru…

 

Saran ini memang tidak terlalu membantu. Tetapi sebagian besar baris subjek terbaik tidak mengikuti pola atau formula tertentu. Mereka efektif, walau kita tidak tahu alasannya.

 

Misalnya baris subjek ikonis dari Barrack Obama:

 

“Hai”

 

subect-line-obama-hey

 

Saya akan langsung mengekliknya.

 

Atau Buzzfeed:

 

“Mau dong!” Atau “Silahkan”

 

Baris subjek ini tidak memberi tahu apa pun tentang isi di dalamnya. Tidak lucu, cerdas, atau bikin penasaran. Memang kelihatannya dibuat ala kadarnya. Tapi efektif.

 

16. Hindari Magnet Filter Spam Ini!!!

 

Cara tercepat untuk menurunkan rasio membuka Anda adalah mengirim email Anda ke folder spam. Pelanggan bahkan tidak akan melihat baris subjek Anda, apalagi membacanya.

 

subject-line-spam-filter

 

Melihat filter spam saya saat ini memberi saya gambaran apa saja yang tidak efektif:

 

“Event penjualan mobil terbesar yang pernah ada!”
“Hemat hingga 62% pada Black Friday!”
“BELI TIKET PESAWAT MURAH! Diskon 40% untuk tiket Anda!”

 

Ini semua milis yang saya ikuti, tapi email yang mereka kirimkan malah masuk folder spam. Kita tahu apa alasannya. Huruf besar, tanda seru, dan penawaran berlebihan membuat email Anda masuk ke tempat sampah dengan mudah.

 

MailChimp memiliki panduan mendalam tentang cara menghindari filter spam. Ikuti dengan patuh seakan-akan itu kitab suci untuk email Anda.

 

17. Gunakan Baris Subjek yang Berbeda untuk Segmen yang Berbeda di Daftar Anda

 

Di bagian 4, saya menjelaskan keuntungan besar dari memilah daftar email menjadi beberapa segmen. Dengan hanya mengirim email yang relevan kepada pelanggan, rasio membuka Anda akan meningkat drastis.

 

Meskipun Anda tidak mengubah konten terlalu banyak, coba gunakan baris subjek yang berbeda untuk bagian daftar pelanggan yang berbeda. Buat segmen menurut lokasi, industri, dan minat jika Anda mengumpulkan data tersebut.

 

Misalnya ASOS. Mereka mengubah baris subjek menurut jenis kelamin.

 

18. Uji, Uji, dan Uji!

 

Baris subjek memang masih misteri sampai saat ini. Terkadang efektif, kadang juga tidak.

 

Daripada menebak-nebak, coba ide yang berbeda dan uji ide tersebut.

 

MailChimp punya fitur bagus bernama ‘researcher’. Saat mengetik baris subjek, tekan tautan ‘how do I write a good subject line’ (bagaimana cara menulis baris subject yang bagus).

 

subject-line-mailchimp-researcher

 

Anda lalu dapat mengetik berbagai frasa atau subjek lengkap Anda. MailChimp akan membandingkannya dengan baris subjek dalam database-nya dan menunjukkan rating bintang 5 untuk baris subjek sebelumnya.

 

subject-line-mailchimp-results

 

Saya juga menyarankan Anda untuk menjalankan kampanye A/B terpisah. Ini berarti mengirimkan dua baris subjek yang berbeda ke bagian kecil dari daftar email Anda. Mana pun yang punya rasio membuka terbaik berarti jadi baris subjek terbaik! Cukup gunakan satu untuk pelanggan lain di daftar Anda.

 


 

Apa baris subjek Anda yang memiliki performa terbaik?

 

Konten terakhir dari seri pemasaran email akan segera hadir. Apa topiknya? Cara menganalisis kampanye dan metrik mana yang penting! Sampai jumpa di konten selanjutnya!

 

Avatar

About The Author

Daren Low adalah pendiri Bitcatcha.com & co-developer dari Pemeriksa Kecepatan Server. yang gratis. Dengan 10 tahun pengalaman dalam pengembangan website dan pemasaran di Internet yang sangat dikuasai, Daren dianggap sebagai autoritas utama dalam semua hal yang berkaitan dengan membangun dan mengelola keberadaan online. Jangan ragu bertanya kepadanya dengan terhubung melalui Linkedin dan Twitter.

Suka Artikel Yang Anda Baca?

Bergabunglah bersama para subscriber kami untuk menerima kabar terbaru dari Bitcatcha. Kami mengirimkan berbagai tips dan trik eksklusif untuk bisnis online.