tl;dr

Jika Anda ingin menjalankan website pribadi yang dibuat dengan cepat menggunakan Squarespace, saya sarankan Anda untuk memilih layanan lain. Di sini, Anda harus membayar mahal untuk mendapatkan layanan yang sangat standar. Squarespace sangat diarahkan untuk website bisnis dan e-Commerce. Selain itu, sebagian besar sumber daya mereka tampaknya juga menunjukkan demikian. Pelajari lebih lanjut.

 

Review Squarespace – 7 Kelebihan & 4 Kelemahan Ditemukan!

 

Squarespace menawarkan pengguna cara membuat website yang mudah & cepat melalui antarmuka drag & drop. Didirikan pada tahun 2003, Squarespace kini telah berkembang menjadi website builder ternama di Internet. Squarespace dengan bangga telah membuat & meluncurkan jutaan website melalui dukungannya dan kini telah mempekerjakan lebih dari 800 staf di tiga lokasi; Kota New York, Portland, dan Dublin.

 

Hal yang membuat website builder seperti Squarespace unik adalah karena platform ini tidak hanya ditujukan untuk individu, tetapi juga mendukung bisnis kecil dengan memberikan kemampuan untuk membuat website meskipun dengan pengetahuan teknis yang terbatas. Semua pengguna seharusnya fokus pada estetika website dan area bisnis inti mereka.

 

Meskipun benar bahwa ada banyak website builder di luar sana, saya menemukan bahwa masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Suatu layanan mungkin dapat memberikan fitur dengan lebih baik daripada platform lainnya. Squarespace misalnya, yang menonjolkan fitur e-Commerce.

 

 

Namun bukan berarti Squarespace adalah yang terbaik dalam hal ini. Tentunya diperlukan evaluasi lebih lanjut terkait apakah masing-masing platform sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Catatan

Kami menggunakan kurs 1 USD untuk 13.948 IDR untuk semua harga yang tertera.

 

7 Hal Yang Kami Suka Dari Squarespace

 

1. Kecepatan Website yang Baik

 

Squarespace Webpagespeed Test

 

Dari kebanyakan website builder, saya mengharapkan hasil tes kecepatan yang relatif bagus. Squarespace tidak begitu mengecewakan, meskipun saya sedikit terkejut saat melihat ratingnya yang tidak begitu tinggi . Untuk uji di Webpagespeed, ada performa yang sedikit kurang baik pada bagian Time to First Byte (TTFB). Selain itu, tidak ada masalah.

 















AS (B) AS (T) London Singapura
81 md 38 md 96 md 247 md














Sao Paulo Bangalore Sydney Jepang
157 md 288 md 273 md 393 md

Rata-rata Kecepatan: 196,6 md

 

Uji situs saya pada Bitcatcha mendapatkan nilai ‘A’, yang lagi-lagi membuat saya terkejut, karena seharusnya hasilnya bisa lebih baik dari itu. Dari hasil Bitcatcha (lihat di bawah), dugaan saya adalah ada ketergantungan besar pada server berbasis di AS yang sedikit menurunkan kinerja dari wilayah Asia.

 

Dari hasil tersebut, Anda akan melihat bahwa pengujian dari semua server di daerah Asia lebih lambat dari daerah AS atau UE. Hanya untuk catatan saja.

 

(Kembali Ke Atas)

 

2. Banyak Pilihan Template

 

Dengan 67 pilihan template, besar kemungkinan Anda akan menemukan template yang Anda suka. Setelah memilih template, Anda dapat menyesuaikannya dengan konten Anda. Umumnya, 67 template tadi bukanlah hal yang luar biasa. Akan tetapi, saya menemukan bahwa template yang ditawarkan Squarespace adalah benar-benar template pilihan.

 

Template tersebut benar-benar diseleksi mulai dari desain awal dan hingga tata letak template. Squarespace menawarkan banyak kombinasi dari berbagai segmen tata letak yang dapat Anda sesuaikan. Template-template ini hampir memiliki semuanya, mulai dari format halaman tunggal yang dapat di-scroll ke atas atau ke bawah hingga banyak opsi multi-block (banyak kotak).

 

Sebagai contoh, lihat dua template di bawah ini;

 

Squarespace Template Differences

 

Di sisi kiri, Anda memiliki tata letak format single-block (satu kotak) yang sederhana. Di sisi kanan, Anda memiliki halaman utama dengan multi-block yang kompleks. Selain itu, Anda dapat memilih template dengan berbagai konfigurasi sub-halaman.

 

Jadi, jika Anda melihat pada Squarespace, Anda akan menyadari bahwa 67 template yang disediakan sudah lebih dari cukup. Anda hanya perlu fokus pada estetika. Menurut saya, ini adalah bagian terpenting dalam template.

 

Semua blok pembangunan ini disusun sesuai dengan struktur yang dapat disesuaikan serta membuatnya mudah untuk dilacak dan membangun website seutuhnya. Untuk detail lebih lanjut, lihat ‘berbagai jenis halaman’ di bawah header berikutnya.

 

(Kembali Ke Atas)

 

3. Antarmuka Drag & Drop

 

Antarmuka Drag & Drop yang ditawarkan Squarespace kurang praktis. Hal ini tentu memiliki sisi positif dan negatif. Meskipun bagi pemula mungkin perlu waktu lebih untuk membiasakan diri, Squarespace benar-benar menawarkan fitur-fitur yang bagus.

 

Template yang ramah di perangkat seluler

 

Pembuatnya juga ramah di perangkat seluler, seperti template-nya. Jadi, begitu Anda memilih desain dan mulai mengerjakannya, Anda bisa tenang bahwa tata letak akan terlihat sesuai di perangkat seluler mana pun.

 

Sayangnya, Anda tidak dapat menyesuaikan secara spesifik bagaimana versi seluler yang lancar yang Anda inginkan, jadi Anda perlu menyesuaikan di sana-sini jika ada yang tidak sesuai menurut Anda. Di sisi lain, cara ini berarti Anda tidak perlu menyesuaikan dua website yang terpisah – cukup percayakan pada editor untuk melakukannya untuk Anda.

 

Seperti halnya website Anda sendiri, Anda harus menjaga ukuran keseluruhan halaman pemuatan Anda. Ini disebabkan karena halaman yang lebih berat membutuhkan waktu lama untuk memuat. Secara mengesankan, Squarespace menyimpan rekomendasinya di bawah 5MB per halaman, yang merupakan hal penting.

 

Memberi kontrol lebih untuk pengguna

 

Setelah Anda terbiasa dengan konsep pembangunan blok, Anda akan menyadari bahwa pengaturan website Anda hanya mengenai menempatkan blok-blok ini bersama-sama di tempat yang tepat. Ingin menyematkan video? Tidak masalah – cukup masukkan blok video. Jika itu bukan tempat yang Anda inginkan, seret saja sampai ke tempat yang Anda sukai.

 

Ambil contoh dua opsi tata letak yang saya tunjukkan di bawah ini. Untuk mengatur ulang blok hanya memerlukan waktu satu detik, dan itu tidak terbatas hanya pada dua posisi ini saja. Anda dapat menyeret mereka ke 4 baris, atau formasi lainnya, jika menurut Anda itu bagus!

 

Squarespace Layout Options

 

Widget yang Berguna

 

Sistem blok milik Squarespace yang saya bahas sebelumnya berfungsi seperti WordPress Widgets. Namun ada perbedaan utama. Posisi WordPress Widgets terbatas pada apa yang diperbolehkan oleh tema yang Anda pilih. Widget di Squarespace dapat ditempatkan, dipindahkan, atau diubah ukurannya persis seperti yang Anda inginkan.

 

Mereka juga menawarkan cara untuk dengan mudah memperluas fungsionalitas website Anda. Beberapa widget yang dapat Anda pilih dapat menambahkan halaman diskusi, daftar tautan, galeri foto, atau bahkan integrator umpan Twitter.

 

Selain dari widgetnya sendiri, Squarespace juga mendukung beberapa widget pihak ketiga yang dimaksudkan untuk websitenya. Misalnya, Anda dapat menautkan ke toko Etsy Anda, atau menggunakan Google Translate untuk menawarkan konten website Anda dalam berbagai bahasa.

 

Meskipun ada daftar widget yang didukung Squarespace, itu bukanlah akhir dari segalanya. Jika layanan pihak ketiga yang Anda inginkan memiliki widget, HTML, atau kode Javascript untuk disematkan, kemungkinan Anda dapat menggunakannya.

 

Yang perlu Anda lakukan adalah memanfaatkan Code Block (Kode Blok) (lihat seberapa berguna blok khusus itu?!) dan viola, selesai sudah. Harap perhatikan bahwa Squarespace tidak menawarkan dukungan untuk modifikasi pihak ketiga, jadi Anda harus mengandalkan forum atau bantuan dari luar jika Anda mengalami masalah.

 

Template yang boleh ditukar!

 

Fitur editornya mungkin sedikit rumit, tetapi sangat kuat. Ini jelas terlihat karena Anda dapat menukar template. Pikirkan sejenak – Anda sudah separuh jalan dalam merancang satu website, lalu tiba-tiba berubah pikiran.

 

Anda bisa bertukar template dan desainnya akan berubah, dan konten Anda akan tetap ada! Jauh lebih baik daripada jika Anda terjebak pada template dan harus mengulang semuanya setiap kali Anda memutuskan perubahan tampilan, bukan?

 

Ini mungkin tidak tampak seperti fitur yang luar biasa, tetapi saya pernah menemukan website builder yang membatasi migrasi konten di seluruh template dan itu benar-benar mengerikan dan membuat frustrasi. Fitur yang begitu sederhana dan… yah.

 

Berbagai Jenis Halaman

 

Fitur kunci lain disini adalah pengaturan dan penstrukturan website. Halaman adalah pembentuk website, tetapi ada berbagai jenis halaman. Ini membantu Anda untuk menyesuaikan lebih lanjut struktur website Anda sendiri.

 

Misalnya, Anda dapat memiliki halaman standar yang berupa teks dan campuran elemen lainnya. Anda juga dapat menggunakan apa yang disebut ‘koleksi’. Ini adalah halaman yang dibuat khusus yang dimaksudkan untuk hal-hal tertentu – galeri foto, mungkin.

 

Semua ini diatur oleh halaman indeks, yang merupakan tulang punggung website Anda. Halaman indeks membantu Anda menyatukan semua halaman Anda yang lain ke dalam struktur kohesif yang mudah dinavigasi.

 

TEMUKAN FITUR PENERBITAN LAINNYA

* Website dan checkout yang dioptimalkan untuk seluler.

 

(Kembali Ke Atas)

 

4. Mengizinkan Impor/Ekspor Data

 

Squarespace Export Supported

 

Ini mungkin satu-satunya faktor terpenting yang saya temukan dalam keunggulan Squarespace. Tidak seperti Wix yang mengunci pelanggan mereka dengan tidak mengizinkan mereka mengekspor website mereka, Squarespace mendukung pengguna yang ingin melakukannya.

 

Benar, hanya konten tertentu yang akan diekspor, tetapi saya pikir itu adil karena mengekspor semuanya akan membutuhkan tingkat kompleksitas yang sangat tinggi. Yang penting adalah Anda bisa menggeser konten kapan pun Anda mau. Misalnya, Anda dapat mengekspor konten asli Anda dan mengimpornya ke website WordPress.

 

Menurut saya hal itu adalah solusi yang jauh lebih masuk akal dan menunjukkan bahwa Squarespace percaya diri dalam penawaran produknya. Melihat hal-hal dari sudut pandang bisnis, itu juga lebih dapat diterima daripada harus menemui jalan buntu ke satu penyedia layanan tunggal.

 

Blok yang tidak bisa diekspor (mis. Blok video, blok produk, dll) sebagian besar dibatasi oleh masalah teknis.

 

(Kembali Ke Atas)

 

5. Cocok untuk e-Commerce

 

Dari semua fitur yang ditawarkan Squarespace, mungkin ini adalah salah satu yang paling serius. Mengingat posisi penetapan harganya yang tampaknya dimaksudkan untuk menjauhkan website pribadi, Squarespace secara mengejutkan melihat website e-Commerce pada tingkat yang berbeda.

 

Ini memang sudah seharusnya, karena website e-Commerce sering memiliki serangkaian persyaratan yang berbeda, seperti opsi checkout, inventaris, sistem pajak dan kupon, dan akun pelanggan. Meski begitu yang mengesankan adalah bahwa ia tidak membebankan biaya transaksi pada penjualan e-Commerce dan tidak membatasi jumlah produk yang dapat Anda jual.

 

Ini sedikit pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan banyak pembangun website yang mampu menyambungkan dengan e-Commerce lainnya, yang akan sering mencoba untuk memeras website e-Commerce untuk segala yang mereka punya. Mengingat bahwa alat pemasaran yang dimiliki Squarespace semuanya ditawarkan kepada pelanggan e-Commerce, sepertinya itulah fokus utama mereka.

 

Squarespace Analytics

 

Ia bahkan memiliki analitik yang condong langsung ke arah membantu website e-Commerce. Hal ini memungkinkan pemilik bisnis mengawasi hasilnya dan menyesuaikannya dengan bisnis mereka.

 

Untuk sedikit lebih dalam ke detail sebagai contoh, Squarespace memungkinkan Anda menyesuaikan seluruh proses checkout untuk website e-Commerce. Ini berarti Anda dapat melakukan banyak hal untuk mendukung penjualan. Misalnya, Anda dapat menampilkan syarat dan ketentuan kepada pelanggan, mengumpulkan informasi, atau bahkan mendorong mereka untuk berlangganan layanan atau buletin!

 

Setiap titik dari ‘proses penjualan’ dapat dikontrol. Ini bahkan termasuk pasca-penjualan, seperti meminta pelanggan untuk menyelesaikan survei dalam prosesnya, atau apa pun yang Anda mungkin perlu membantu Anda meningkatkan layanan atau penawaran produk Anda.

 

Hal-hal lain yang didukung adalah;
 

  • Kartu hadiah (gift card)
  • Promosi & diskon
  • Pemesanan
  • Pengiriman
  • Pajak
  • Tip
  • Dan masih banyak lagi!


 

Jelas sekali terlihat bahwa orientasi utama Squarespace adalah e-Commerce.

 

(Kembali Ke Atas)

 

6. Dukungan Pelanggan Fantastis

 

Mengingat pengalaman saya yang buruk dengan dukungan pelanggan akhir-akhir ini, saya terkejut bahwa Squarespace memiliki banyak jalan terbuka untuk dihubungi. Banyak vendor saat ini bekerja pada sistem tiket, yang sangat bagus untuk metrik, tetapi biasanya sangat lambat.

 

Untuk menghubungi Squarespace, Anda dapat mengirim email kepada mereka kapan saja atau menjangkau mereka di Twitter. Yang paling penting adalah kenyataan bahwa mereka masih memiliki dukungan Live Chat. Live Chat sering kali merupakan cara yang sangat cepat untuk mendapatkan bantuan. Mereka memiliki staf layanan pelanggan yang berbasis di New York, Portland dan Dublin, tetapi tidak ada di tempat lain.

 

Jam Live Chat agak terbatas – antara pukul 08.00 hingga 20.00 waktu Bagian Timur, Senin hingga Jumat. Namun, itu lumayan dalam industri yang mengambil jalan pintas dalam hal layanan pelanggan.

 

Namun perhatikan, bahwa staf pendukung mereka hanya akan membantu di bidang yang berkaitan langsung dengan produk mereka, atau masalah yang berkaitan dengan itu. Mereka tidak akan berbicara kepada Anda tentang SEO, membantu Anda dengan kode Anda sendiri atau banyak layanan pihak ketiga lainnya.

 

Namun dukungan pelanggan hanyalah satu bagian dari proses dukungan. Squarespace juga memiliki basis pengetahuan yang luas jika Anda ingin mencoba memperbaiki masalah sendiri. Ini mencakup direktori yang dapat ditelusuri dan juga tutorial video.

 

Dan mereka tidak hanya berisi tentang video ‘bimbingan’, tetapi mereka juga menawarkan saran, seperti praktik desain yang baik. Sejujurnya, beberapa topik cukup menyegarkan dan saya sarankan menjelajahinya bahkan jika Anda tidak yakin apakah Anda ingin mendaftar.

 

(Kembali Ke Atas)

 

7. Integrasi G Suite

 

Jika Anda memulai website baru, terutama untuk bisnis, Squarespace memiliki kemitraan dengan Google yang dapat Anda manfaatkan untuk menggunakan G Suite. Jika Anda memilih ini, Anda dapat menggunakan email, kalender, drive, dan fungsi-fungsi lain Google (disesuaikan, tentu saja) melalui akun Squarespace Anda.

 

Integrasi ini mulus, dan Anda akan membayar melalui faktur dan tagihan Squarespace Anda. Ini mengurangi jumlah akun yang harus Anda kelola secara terpisah. Harap perhatikan bahwa G Suite hanya kompatibel dengan akun Squarespace yang lebih baru (merujuk pada akun Squarespace mana pun yang dibuat setelah 2012 sebagai Squarespace). Akun Squarespace 5 (sebelum-2012) tidak didukung.

 

(Kembali Ke Atas)

 

Apa Yang Kami Tidak Sukai Dari Squarespace

 

1. Tidak Ada Paket Gratis

 

Squarespace memberi Anda uji coba gratis selama 14 hari – untuk fitur editor mereka. Ini berarti Anda dapat mendaftar dan membuat website dari template yang disediakan. Anda dapat mengedit sebanyak mungkin selama 14 hari. Selesai disana.

 

Kecuali jika Anda mau membeli ke salah satu paket berbayar, setelah uji coba website Anda kedaluwarsa dan dikunci, Anda tidak akan dapat lagi mengedit apapun.

 

(Kembali Ke Atas)

 

2. Editor yang Sedikit Merepotkan

 

Hampir semua website builder dan/atau editor dengan fitur drag & drop mudah digunakan. Bagaimanapun juga, hal tersebut adalah salah satu poin utama penjualan. Orang dengan sedikit pengalaman coding dan desain akan mengandalkan fitur ini untuk membuat konten yang bersifat orisinil. Selain itu, orang dengan sedikit atau tanpa pengetahuan tentang komputer juga akan menggunakan fitur ini.

 

Saya tahu bahwa orang mengatakan tidak mungkin untuk membuat sesuatu bisa digunakan orang bodoh, tetapi setidaknya cobalah.

 

Kunci membuat antarmuka pengguna yang mudah digunakan adalah harus intuitif. Itu berarti bahwa hanya dengan kemiripan dengan desain yang ada, atau hanya menggunakan akal sehat murni, kebanyakan orang akan dapat menggunakannya.

 

Sayangnya, walaupun editor Squarespace sangat membantu, fitur di dalamnya kurang intuitif. Berikut beberapa contohnya;

 

a. Setelah Anda memilih template, Anda akan diarahkan ke halaman editing (?). Saya menambahkan tanda tanya karena Anda tidak dapat mengedit website di halaman tersebut. Lebih tepatnya, halaman ini difungsikan untuk mengelola halaman.

 

b. Untuk memulai pengeditan, Anda tidak dapat mengklik atau mengklik dua kali pada elemen dan mengubahnya langsung. Anda harus mengarahkan kursor di atas elemen dan memilih opsi pada kotak yang ditampilkan.

 

Squarespace editor issues

 

c. Jika Anda mengklik dua kali di beberapa tempat, sistem akan menampilkan editor halaman penuh tempat Anda dapat mengedit semua elemen teks di halaman yang luas. Masalahnya adalah, Anda harus menebak lokasi tempat Anda harus mengklik dua kali.

 

(Kembali Ke Atas)

 

3. Kustomisasi SEO Terbatas

 

SEO adalah bagian yang sangat penting dari website. Ini adalah bagian yang membantu mesin pencari menyusun dan mengindeks website, serta menarik pembaca untuk membaca konten Anda. Bagi pembangun website pada tahun 2019 yang menawarkan begitu sedikit dalam manajemen SEO untuk sebuah website, itu adalah hampir merupakan tindakan kriminal.

 

Yang dapat Anda lakukan di Squarespace mengenai SEO adalah untuk mengedit judul website Anda dan deskripsi meta. Itu saja. Anda tidak dapat mengubah kata kunci konten tertentu, Anda tidak dapat menandai segmen secara terpisah, Anda tidak dapat melakukan apa pun.

 

Squarespace limited SEO customizations

 

(Kembali Ke Atas)

 

4. Tidak Berfungsi Bagus dengan CDN Pihak Ketiga

 

Meskipun ada sejumlah keluhan bahwa CDN asli yang digunakan oleh Squarespace bermasalah di beberapa daerah dan kurang dioptimalkan, pada 2018 perusahaan telah memutuskan untuk berhenti menawarkan dukungan kepada pelanggan yang mencoba menghubungkan akun mereka dengan CloudFlare.

 

Penjelasan resmi mereka untuk ini adalah bahwa opsi bawaan mereka lebih baik;

 
Squarespace’s built-in options

 

Ini mungkin benar atau mungkin tidak benar, tetapi itu benar-benar melekat pada pikiran saya, ketika penyedia layanan mengabaikan umpan balik pengguna. Bukan hanya itu, tetapi untuk secara sewenang-wenang menegaskan bahwa pilihan layanan asli mereka lebih baik daripada solusi perusahaan yang merupakan penyedia CDN nomor satu di seluruh dunia cukup mengejutkan.

 

(Kembali Ke Atas)

 

Paket Squarespace

 

Saya mengerti bahwa sebagai bisnis, Squarespace membutuhkan pemasukan. Bagaimanapun, mereka membutuhkan uang untuk mengembangkan produk mereka lebih lanjut dan membangun bisnis. Namun terlalu banyak hal tentang Squarespace tampaknya melibatkan uang.

 

Sebagai permulaan, paket terendah (Personal) mereka jam di Rp 167.376 per bulan, JIKA Anda bersedia ditagih setiap tahun di muka. Jika Anda memilih tagihan perbulan, paket pribadi akan dikenakan biaya Rp 223.168 per bulan.

 

Personal
Business
Advanced

Biaya Transaksi
Tidak
3%
Tidak

Akuntasi INTG
Tidak
Tidak
Ya

Kontributor
2
Tanpa Batas
Tanpa Batas

Produk di Instagram
Tidak
Tidak
Ya

Pemulihan Otomatis Keranjang
Tidak
Tidak
Ya

Harga /bln
Rp 167.376*
Rp 251.064*
Rp 557.920*


* Biaya per bulan ditagih setiap tahun.

 

Untuk harga itu, semua yang Anda dapatkan adalah apa yang ditawarkan oleh penyedia hosting web yang sangat rata-rata – bandwidth dan penyimpanan, sertifikat SSL, dan dukungan pelanggan. Benar, Anda dapat berargumen bahwa fungsi website builder adalah yang mendorong kenaikan biaya, tetapi itu adalah harga tinggi untuk penggunaan editor Drag & Drop.

 

Terlalu banyak fitur Squarespace yang tidak ditawarkan pada paket Personal untuk menjadikannya bermanfaat. Iklan Facebook, integrasi Instagram, penggunaan pop-up – semua membutuhkan setidaknya rencana bisnis atau salah satu opsi toko online. Kisaran harga ini mulai dari Rp 251.064 hingga Rp 557.920 (berlangganan tahunan, dibayar di muka).

 

(Kembali Ke Atas)

 

Putusan: Apakah Squarespace Layak Dibeli?

 

Jujur saja, saya menemukan bahwa karena kombinasi faktor, Squarespace tidak selalu merupakan pilihan terbaik untuk semua orang. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya dalam ulasan ini, pemilik website kecil baiknya menghindari produk ini karena Anda bisa mendapatkan opsi harga yang lebih baik di tempat lain.

 

Jika berbicara mengenai bisnis, ini adalah keadaan yang tidak menentu. Benar, mereka mahal, tetapi mereka juga mudah digunakan dan memiliki dukungan pelanggan yang hebat.

 

Squarespace benar-benar bersinar ketika ia menyediakan penawaran luas yang terbuka untuk website e-Commerce. Fakta bahwa mereka sendiri tidak mengenakan biaya pada website e-Commerce biaya per transaksi adalah prospek yang sangat menarik dan tidak mudah ditemukan di tempat lain Ini mungkin tidak akan membantu bisnis online kecil yang berjuang untuk bertahan hidup, karena biaya bulanan yang lebih mahal.

 

Fitur Utama

  • ✓ Template ramah seluler
  • ✓ Blok situs fleksibel
  • ✓ Bantuan & dukungan yang ekstensif
  • ✓ Widget tambahan berguna
  • ✓ Dukungan live chat
  • ✓ Fitur e-Commerce keren

Disarankan Untuk

  • • Pemilik bisnis kecil
  • • Semua jenis website e-Commerce


 

LANGGANAN SEKARANG @ SQUARESPACE

*Uji coba gratis 14 hari. Paket berbayar mulai dari Rp 167.376/bln.
** Bandwidth & penyimpanan tanpa batas!

 

(Kembali Ke Atas)

Squarespace

Template Disainer

60++

Kecepatan Website

Sorotan Fitur

Optimal di
Ponsel
Tukar
Tema
e-Commerce
tersedia

Lihat Fitur Lengkap

Mulai dari

Rp 167.376*

bulanan

Kunjungi Squarespace

  • • Boleh impor/ekspor data
  • • Template pemenang penghargaan

Rahasia Periklanan